Ruangbaca & Kapal Udara dari Makassar akan tampil di Music in the Library Vol. 6

Music in the Library merupakan salah satu acara khusus yang kami buat untuk berbagi ruang kecil kami kepada kawan – kawan musisi untuk tampil dan berbagi cerita tentang mereka. Dengan suasana perpustakaan, kafe, dan ditambah suara merdu aliran sungai Campuhan, Music in the Library menjadi hal yang sangat berbeda untuk dinikmati.

Pada Selasa, 22 Agustus 2017  kembali kami mengadakan Music in the Library bersama dua tamu istimewa dari Makassar yaitu Ruangbaca dan Kapal Udara. Jauh – jauh mereka datang dari Makassar untuk menghibur kita semua yang di Bali. Lalu siapakah sebenarnya mereka? Mari kenali lebih dekat dua kawan kita ini.

Ruangbaca merupakan duo pop/folk yang dibentuk pada awal tahun 2015. Duo ini tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan Katakerja—sebuah rumah perpustakaan yang sering menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kreatif di Makassar. Ruangbaca merupakan proyek kampanye perpustakaan oleh Katakerja. Ruangbaca membuat musik sebagai siasat untuk mengampanyekan perpustakaan kepada khalayak umum.

ruangbacaRuangbaca yang terdiri dari Saleh Hariwibowo (Gitar/Vocal) dan Viny Mamonto (Vocal/pianica), telah memiliki sejumlah lagu untuk persiapan album pertamanya. Lagu-lagu Ruangbaca memiliki khas pada tiap-tiap lirik di dalamnya. Beberapa di antaranya merupakan interpretasi dan musikalisasi dari sejumlah buku dan puisi yang disukai.
Walaupun terbilang masih baru di dunia musik, Ruangbaca sudah sering tampil di berbagai panggung. Hal ini tidak lepas dari dukungan oleh komunitas-komunitas kreatif dan orang-orang yang mendukung konsep kampanye literasi di Makassar. Ruangbaca dapat dikenali lebih lanjut di instagram , twitter, dan soundcloud.

Kapal Udara, sebuah nama yang unik bagi sebuah band. Mengaku terbentuk dari pertemuan di sebuah kampus pada akhir 2014. Kapal Udara adalah kendaraan yang dapat terbang di udara dan berlayar di laut. Dengan menggunakan nama ini, para personil berharap musik Kapal Udara bisa didengarkan di mana saja.

kapal udara

Musik Kapal Udara bisa dikatakan easy listening. Kapal Udara senang dengan beat lagu yang membuat orang mengangguk-ngangguk seperti sedang mendengarkan lagu dangdut. Pemilihan kata dalam liriknya, dibuat sesederhana mungkin sesuai dengan hal-hal yang ditemui di kehidupan sehari- hari. Di dalam demo Melaut, misalnya, Kapal Udara menggambarkan aktivitas nelayan mencari ikan di laut. Demo tersebut terinspirasi saat Kapal Udara bersama teman-teman lainnya, mendatangi tempat-tempat untuk mengerjakan tugas kuliah, atau sekedar piknik.

Kapal Udara tidak bisa dilepaskan dari pertemanan di Kampus. Kapal Udara menganggap teman sebagai media yang nyata untuk bertukar dan menyebar gagasan. Melalui teman, Kapal Udara bisa mendapatkan inspirasi dalam bermusik. Melalui teman, Kapal Udara bisa memperpanjang perjalanannya. Hal itulah yang membuat Kapal Udara memiliki semboyan “Musik Mencari Teman”.

Lagu-lagu kapal udara dalam waktu dekat akan dirilis ke dalam mini album “Seru dari Hulu” berisi lima lagu berjudul Menyambut, Melaut, Menanam, Menari, dan Merantau. Bersamaan dengan itu, Kapal Udara berharap dapat menawarkan udara segar di musik Indie Indonesia.

Ingin tahu lebih banyak tentang Kapal Udara? Ikuti mereka di facebook, twitter, instagram, dan soundcloud.

Dan jangan lupa untuk hadir di MUSIC IN THE LIBRARY w/ Ruangbaca & Kapal Udara : Selasa, 22 Agustus, 2017 jam 7.30 malam di Littetalks Ubud. Gratis!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s